
Usia tua itu tidak seperti anggur. Karena tidak pada setiap bagian dapat timbul rasa asam sesuai dengan usianya…
Perempuan…
Menabur peluh disetiap bulir padinya
Memikul beban hidup disetiap langkahnya
Namun, adakah yang peduli ?
Perempuan…
Prioritas bukanlah sebuah pilihan bagi mereka
Justru stereotip “kaum terbelakanglah”
Yang melekat erat dalam diri mereka
Perempuan…
Bukan penghargaan yang mereka idamkan
Bukan pula pengakuan yang mereka inginkan
Hanya ada kebisuan dan kesabaran yang abadi
Perempuan…
Sudah renta melakoni semua ini
Tidakkah engkau lelah ?
Tidakkah engkau sesekali mengeluh pada nasib ?
Perempuan – perempuan itu adalah…
Mereka yang menuakan bulir-bulir kehidupan dengan peluhnya
Mereka yang memikul beban berat kehidupan dengan daya seadanya
Mereka yang senantiasa bersyukur diatas garisan takdirnya
Mereka yang telah renta termakan usia
Mereka yang begitu dekat dengan kesederhanaan dan kemiskinan
Perempuan …
Adakah yang peduli ??
Dengan cerita yang kau lakoni…
Dengan peluh yang seolah tak pernah mengering..
Lalu, bagaimana dengan aku ??
Mungkin, aku hanya bagian kecil dari perempuan..
Salut …
Dengan segala perjuangan melawan kekejaman zaman
Dengan ketabahan dan kepasrahannya pada penguasa kehidupan
Perempuan ….
Tetaplah semangat..
Percayalah, Tuhan punya rencana…
2 komentar:
Duh dahsyat dan amat mulianya peran seorang perempuan.
nice poem.
terima kasih...hanya sebuah perenungan singkat tentang perempuan (itu)
Posting Komentar