Jumat, 08 Mei 2009

Berdamai dgn ketidaksempurnaan

.............................bla....bla...bla.....
Knp postingan q mendadak sok iyes ky gini yuaaa...hohohooh
Eniwei…Uda pernah menjumpai seorang perfeksionis yg hidupnya selalu bahagia ??. Ketika kita butuh untuk menjadi sempurna ada hal yg harus di korbankan yaitu ketenangan batin dan kebahagiaan kita. Kebutuhan untuk menjadi "prefect" dan keinginan untuk mendapatkan ketenangan batin adalah 2 hal yg berbeda. Bukannya bersyukur atas apa yg kita miliki, kita justru terpaku pada apa yg kurang dan dorongan untuk memperolehnya. Mulai dari diri kita sendiri, Prestasi yg tidak sempuna, lemari pakaian yg berantakan, kelebihan berat badan atau ‘ketidaksempurnaan” orang lain for example: penamilan fisik , tingkah laku, gaya hidup yg dia jalani. Temen q, setelah dia selese pra ujian kemaren dengan hasil yg menurutnya “ga perfect”, mengeluh sm q “Q ternyata bodoh, mengerjakan seperti itu saja ga pecus, knp q bisa seperti ini, ini ga adil..!!!”. Padahal, menurut q (dan temen yg lain) hasilnya ga setragis itu koq, dan masih ada kesempatan untuk belajar dari kesalahan n’ memperbaikinya. Yah…Mungkin klo kita berada diposisi seperti itu akan melakukan hal yg sama. Mengasihani diri sendiri dgn segala 'ketidaksempurnaan” yg kita miliki. Padahal sikap selalu meributkan “ketidaksempurnaan” justru menjauhkan kita untuk menjadi orang yg baik hati dan lemah lembut. Eit..ini ga berarti kita ga boleh berusaha sebaik mungkin, tapi ada sisi positifnya koq bila kita ga terlalu fokus pada “ketidaksempurnaan”. Kenyataanya adalah selalu ada cara lebih baik dalam melakukan sesuatu sekaligus tetap bisa menikmati bahkan menghargai cara yg sudah ada.O
Oneday, klo km merasa "ga perfect” bahkan mengasihani diri sendiri. Lepasin dirimu dari pikiran itu sebelum memaksakan sesuatu yg menurutmu (lagi-lagi menurutmu) lebih baik dari yg sudah ada, Tetaplah semangat dan ingat..segala sesuatu akan baik-baik aja koq tanpa penilaianmu…Everything will be fine guys....!!

Tidak ada komentar: