Rabu, 29 April 2009

untitle...

Haruskah ada kata ma’af untuk kesalahan yang sama ??. Justru ketika kata ma’af terlalu sering diucapkan, kita justru berfikir, ”Hm...orang ini cuma minta ma’af, lain kali dia juga akan melakukan hal yang sama, lalu minta ma’af lagi. Dia ga akan berubah”. Fuiih..entahlah. Keraguan dan ketidakpercayaan selalu menyelimutiku, hingga aku pun ta berani untuk berucap banyak. Semua terasa melelahkan untuk kujalani. Kadang aku berfikir,,argh..kenapa ga pergi saja ?tapi, apa itu ga terlalu egois ?apa itu adalah keputusan yang tepat ?. Mungkin aku ta pernah merasa kesepian lagi sekarang. Namun, terkadang ingin rasanya punya waktu untuk diriku sendiri. Seperti dulu, jika aku merasa terlalu lelah dengan hidupku, aku terbiasa duduk di sudut kamarku, diam..Yah..hanya diam. Sampai-sampai jika terlalu lama dikamar, ibuku mengetuk pintu kamarku dan mengulang pertanyaan yang itu-itu saja. ”Nok..kenapa ?”. (Argh..andai ibu tahu aku bosan mendengar pertanyaan itu). Jika aku diam, ibu akan meninggalkanku sendirian di kamar,fuih..terkadang aku ga tega melihat ekspresi beliau, tapi klo aku bertanya, ”kenapa malah pergi?”, beliau akan menjawab dengan tersenyum kecil...”yang ibu tahu km sedang tidak ingin diganggu, mungkin km lelah, tapi ibu tidak akan mengganggumu jika km sedang tidak ingin diganggu, ibu tahu betul km sepeti apa kok”.. ga jarang aku merasa malu sendiri padanya..hehehe.

Terkadang menjadi nice girl ( lebih tepatnya ”too nice” ) bukan pilihan yang terbaik. Ketika aku ga suka dengan cara orang memperlakukanku, aku punya hak veto untuk bilang tidak. Sesekali mungkin aku akan menegurnya..yah..hanya sesekali. Selanjutnya, aku akan berfikir 2 kali untuk orang ini. Biarlah orang mendiskripsikan aku, seperti apa yang mereka tahu. Selebihnya...hanya aku yang tahu tentang diriku sendiri......

Seringnya aku bertanya pada Tuhan, sesekali aku juga mengeluh. Argh..manusia bisanya cuma mengeluh. Beruntung, aku punya keluarga yag selalu ada untukku, teman-teman dan sahabat terbaikku. Dan untuk semua itu aku patut bersyukur pada Tuhan. ..Biarlah semua berjalan seperti apa adanya, atau malahan tetap seperti ini saja..entahlah...

Selasa, 28 April 2009

BUMI DAN PEMANASAN GLOBAL…



Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di bumi selalu berubah. Em..apa penyebabnya yaah..? kebakaran hutan? meteor jatuh? Variasi panas matahari? perubahan angin dan struktur bumi? gunung meletus? atau komposisi udara yang berubah? or..another reason..???

Sebelum melangkah lebih jauh, so pasti uda tahu dunk what’s the meaning of global warming?. Secara kasar global warming adalah meningkatnya temperature rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Nah, apa penyebabnya?? salah satu penyebabnya adalah peningkatan efek rumah kaca. Pada dasarnya efek rumah kaca menyebabkan atmosfer bumi menjadi hangat dan hal inilah yang membuat makhluk hidup macam kita-kita ini dapat hidup. Tanpa efek rumah kaca bumi bakal dingin. Sayangnya efek rumah kaca mengalami peningkatan beberapa dekade belakangan ini. Yupz..itulah inti dari global warming !!!. Gas-gas yang ikut berkontribusi dalam kelestarian global warming antara lain CO2, CH4, NOx, SOx, SF6, H2O dan PFC.

Faktanya :

ü Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri.

ü Laut Artik, sejak taun 1980 es disana udah mencair 20-30 %.

ü Masih di Eropa nih.. Pegunungan Alpen juga mengalami defisit salju yang parah. Delapan dari sembulan gletser di bumi sudah kehilangan 1/3 dari wilayah es dalam kurun waktu seabad.

ü Afrika juga ga’ mau ketinggalan trend loh, gunung Kilimanjaro yang notabenenya gunung tertinggi di Afrika setiap bulannya meleleh > 300 m3. Dalam seabad mencapai 82%. Klo salju udah ga’ betah di gunung itu, namanya mesti di ubah dunk. Kilimanjaro kan artinya gunung putih atau gunung yang bercahaya. ( emm.....ada usul buat nama baru kilimanjaro?? hehehhe)

ü Amerika Selatan, salju di dataran tinggi seperti Argentina, Peru dan Chili juga ikut2an turun. Pegunungan Endes yang merupakan salah satu surga salju di dunia sejak tahun 1995 juga ga’ mau kalah. Di kawasan gletser pelelehan salju mencapai 30,1 meter/th dan 6 gletser di Venezuela ( negri penghasil Miss World tuhh) sekarang cuma tinggal 2 dan akan hilang sejak 10 tahun dari sekarang.

ü Konsekuensi dari melelehnya salju adalah meningkatnya permukaan air laut. Di negeri bola Brasil, garis pantai yang hilang menjadi lautan rata-rata berkisar 1,8 meter per tahun.

ü Asia juga sama tragisnya, pelelehan yang drastis sekaligus dramatis. Himalaya, gunung tertinggi di dunia yang menjadi kantong air beku, terus kehilangan saljunya secara konsisten. Gletser-gletser di Pegunungan Himalaya yang tersebar di negara-negara seperti India, Tibet, Bhutan, China, terdegradasi dengan amat cepat. Tujuh sungai besar di Asia yang bermata air dari Himalaya yakni Gangga, Indus, Brahmaputra, Mekong, Thanlwin, Yangtze, dan Sungai Kuning terancam eksistensinya yang berakibat pada ratusan juta umat manusia di kawasan sepanjang aliran sungai-sungai itu.

ü Giliran Indonesia neeh.. di Puncak Jaya, Papua, satu-satunya daerah pegunungan tinggi di Indonesia yang memiliki salju. Bila foto udara pada tahun 1972 memperlihatkan puncak gunung yang hampir seluruhnya diselimuti salju, sekarang puncak gunung itu hanyalah berisi bebatuan dan pepohonan belaka. Artinya, tidak ada lagi salju di sana...( OMG.....klo gitu Indonesia udah ga’ punya daerah bersalju lagi dunk...?)

Konsekuensi yang harus diterima...??

ü Penyebaran penyakit, terutama untuk kelangsungan hidup virus tropis.

ü Turunnya populasi dan fauna serta perpindahan fauna yang cepat, termasuk kelestarian terumbu karang juga terancam.

ü Kebakaran

ü Kesulitan air yang dialami oleh warga di lereng Gunung Merapi lima tahun terakhir ini misalnya adalah fakta baru yang menunjukkan betapa air makin sulit didapat.

ü Air Grojogan Sewu yang dulunya melimpah ruah, sekarang ga’ lebih dari pancuran (beberapa tahun kedepan mngkin tinggal tetesan doank). Anak cucu kita...maybe, mereka bakal bilang “mah.. ke monumen grojogan sewu yuuk?” (yup, alias tinggal bentuknya aja, grojogan sewu tinggal nama...)

ü Dari sisi iklim, hampir semua kota dan wilayah di Indonesia menjadi korbannya. Di Jawa bagian tengah misalnya, Kaliurang di Jogjakarta, Tawangmangu di Karanganyar, atau Bandungan di Semarang, sekarang bukan lagi didatangi wisatawan karena udaranya yang sejuk dan dingin, tetapi karena kelatahan dan cap yang terlanjut melekat sebagai daerah wisata. Itu saja. Dahulu, di daerah-daerah tersebut kabut dingin senantiasa turun setiap pagi sepanjang tahun. But now, hanya bisa dijumpai beberapa kali sepanjang tahun, itupun sangat tergantung dari musim.

ü Di Puncak Jaya, Papua, salju tidak lagi hinggap di puncaknya sejak beberapa tahun silam. Ini menandai era berakhirnya eksistensi satu-satunya kawasan bersalju di Indonesia.

Fuih.. kita harusnya lebih aware terhadap masalah ini. Pembakaran hutan di indonesia sangat berkontribusi terhadap global warming yang terjadi sekarang. Klo kaya’ gini, masyarakat juga mesti melek dengan perubahan yang terjadi. Pemerintah harus lebih giat lagi ngejaga hutan Indonesia. Q sih optimis bakal berhasil, asal pemerintah bisa mempertanggungjawabkan dan membuat suatu regulasi perlindungan lingkungan yang kuat (hehhe..klo itu biar jadi pemerintah). Now, tinggal gimana peran kita sebagai masyarakat. Demi kelestarian planet ini, peran kita sebagai masyarakat benar-benar dibutuhkan untuk mensukseskan kampanye global warming..SAVE OUR EARTH...!!!

Jumat, 24 April 2009

INDONESIA, WASPADAI FLU SINGAPURA...




Konon Penyakit ini memang berasal dari singapura. Ada orang singapura yang singgah di Indonesia dan membawa penyakit ini. "Flu Singapura" , di dunia kedokteran lebih dikenal dengan Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut(KTM). Penyakit KTM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae, genus Enterovirus ( non Polio ). Genus yang lain adalah Rhinovirus, Cardiovirus, Apthovirus. Didalam Genus enterovirus terdiri dari Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus dan Enterovirus.

PENYEBAB :
Coxsackie A16, virus ini biasanya pada pasien rawat jalan yang tergolong ringan.
Enterovirus 71, virus ini berakibat lebih berat sehingga memerlukan perawatan yang lebih intensif, karena komplikasinya bias menyebakan kematian.

PENYEBARAN :
Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. Biasanya menyerang anak bayi dan balita bahkan anak-anak dengan masa inkubasi 2-5 hari, karena tingkat kekebalanya masih rendah dibanding orang dewasa. Penularannya melalui:
Kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, pilek, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau sekret Penularan
Kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu.

GAMBARAN KLINIK :

- Demam tinggi 2-3 hari
Sakit tenggorokan
Gejala flu (anoreksia, malaise, batuk, pilek )
Mulut pecah-pecah sampai sariawan
Kemerahan di telapak tangan dan kaki kadang bokong.
Muntah
Diare sampai keadaan umum lemah
Jika keadaan umum semakin lemah, demam tidak turun-turun, nadi cepat, nafas cepat, nyeri pada leher tangan dan kaki sampai kejang harus dirawat di RS.

KOMPLIKASI :
Meningitis,Encephalitis, Myocarditis atau pericarditis, Paralisis akut (seperti polio)


LABORATORIUM :

Pemeriksaan lab dapat diambil dari tinja, secret anus, cairan serebrospinal, usap secret di mulut atau tenggorokan, vesikel di kulit spesimen dan biopsi otak.

PENATALAKSANAAN :

Istirahat yang cukup dan banyak minum seperti pada sakit flu pada umumnya, karena pengobatan spesifik tidak ada. Pengobatan dapat diberikan sesuai gejala, biasanya analgesic antipiretik sejenis paracetamol. Jika KU semakin menurun harus segera di rawat intensif di RS.


PENCEGAHAN:
Jaga kebersihan diri dan lingkungan, oleh karena penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin.

Sakit flu semakin banyak macamnya (namanya juga makin keren aja..heheeh). selain sanitasi, penggunaan obat-obat tertentu justru memaksa virus untuk bermutasi demi kelangsungan hidupnya. Karena mutasi inilah yang menyebabkan penyakit baru meskipun dengan gejala yang hampir serupa, Dalam hal ini pemerintah mesti lebih gigih untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat terutama pada daerah endemis, untuk mencegah penyebaran semakin meluas. Selain itu masyarakat juga diberikan penyuluhan tentang poenyakit ini...

Fuih..tambah satu lagi neh kerjaan pemerintah….

Senin, 20 April 2009

Kartini abad 21...Masih sebatas harapan bagi mereka..

Harga dari sebuah kemiskinan

Usia tua itu tidak seperti anggur. Karena tidak pada setiap bagian dapat timbul rasa asam sesuai dengan usianya…Cicero dalam bukunya De scn ectuten…
Babak akhir dari segalanya
Yang mengakui sejarah peristiwa aneh ini,
adalah masa kanak-kanak tahap ke 2..
Dan semata-mata kepikukan, kehilangan gusi, kehilangan penglihatan, kehilangan pendengaran, kehilangan pengecapan dan kehilangan segalanya…


Dua dari tiga wanita di dunia saat ini masih menderita penyakit yang sangat melemahkan manusia. Gejala umum mencakup anemia, malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. Tanpa intervensi langsung penyakit ini dapat menular dari ibu ke anak dengan angka penularan pada wanita lebih tinggi di banding pria. Penyakit ini disebut kemiskinan. Setelah 4 dekade strategi pembangunan ekonomi konvensional yang bertujuan untuk meningkatkan prospek kemanusiaan. Jumlah orang hidup dalam kemiskinan semakin meningkat . Lebih dari 1 milyar orang hidup dalam kemiskinan. Resiko kesehatan akibat kemiskinan jauh lebih besar. Tampak jelas bahwa seluruh indikator status sosial ekonomi, pada wanita selalu terbelakang. Disetiap Negara diseluruh strata sosial ekonomi wanita mengontrol lebih sedikit aset produktif. Wanita juga menghadapi ancaman luas reprodktif yang unik. Dan hampir 1 juta wanita meninggal setiap tahun karena reproduktif.

Entahlah, sampai kapan ulasan ini akan tetap menjadi topik yang layak diperbincangkan. Mungkin tak akan ada ujungnya. entahlah...

Talk about kartini 2009...
(Mizz-juttex) : em..kartini ? so pasti dia wanita, pinter, berkualitas ,bisa jaga ke-virgin-annya, ga mudah digombalin cowok, no beauty but wonderfull, 3B (beauty, brain ,behaviour ) jg ga pa2 hehhe.. yah...prihatin juga sama cewek jaman sekarang yang semakin kehilangan arti harga diri.. (welweh..ini mah curhat colongan buk..hihihih. But thank's a lot atas kontribusinya )

(Mr. reject) : Kartini...pahlawan kaum wanita... (heheh, klo itu mah anak kecil juga tau )

(Deddy): kartini sekarang lebih brani. meskipun masih banyak juga kartini yang sesat alias kurang greget (argh..knp selalu lengkap dengan kata-kata sesatnya seeh ?). So far...perjuangnya kertini belum berakhir..meskipun uda puluhan tahun lamanya...(ge sadar jadi cewe tu berat...hiihhii)

Sekilas tentang kartini 2009....tetap semangat....!!!

Sabtu, 04 April 2009

Ibu yang penuh kasih....

Hal-hal terbaik dalam hidup ini tak pernah dibatasi. Persahabatan, kesetiaan dan cinta. Tidak memerlukan kupon…


Sekitar 1,5 bulan lalu aku baru menjalani operasi. Syukurlah, kista ateru yang di diagnosakan dokter untukku tidak membahayakan.

Seingatku, sejak kelas 5 SD aku baru menyadari jika ada sesuatu yang lain di bagian bawah pipi kananku. Namun, jangankan merasakan sakit, berfikir bahwa aku sakitpun rasanya tak pernah sedikitpun. Rasanya akupun tak perlu membuat ini menjadi masalah besar, yang berakibat buruk.

Bertahun-tahun aku berharap akan baik-baik saja. Tetapi, ketika usiaku 19 tahun. Aku jadi sering merasakan sakit, dan aku masih berfikir “ ah.. bukan apa-apa”. Namun, ketika itu, ketika aku sadar bahwa benjolan itu semakin membesar, memerah dan sakit yang balakangan sering aku rasakan. Aku memberanikan diri mengadu pada ibuku. Yang aku tahu, tak ada seorang ibu pun yang bisa tenang ketika tahu anaknya sakit.

Awalnya ibu marah, karna tak seharusnya aku menyembunyikan rasa sakitku (dan ku pikir itu wajar, dia hanya tak ingin melihatku kenapa-kenapa). Aku tak ingin membuatnya semakin sedih. Apalagi ayahku sedang tidak dirumah. Dan hal menakutkan lainnya adalah ketika aku harus masuk ruang pratek dokter spesialis bedah, menjalani operasi (meskipun ringan sekalipun) dengan luka jahitan di wajahku dan menjalani serangkaian pengobatan pasca operasi, Fuih..aku tak pernah berfikir sedikitpun.

Secepatnya ibu meminta untuk memeriksakannya. Dan sore itu disela jadwal PKMD ku, aku menyempatan diri untuk pulang dan memeriksakan sakitku. Meskipun ibuku terlihat tenang, namun kali ini dia tidak bisa membohongiku. Dokter bilang “ ini sudah terlalu lama, sampai meradang seperti ini, harus segera diangkat ”. Aku diam, berfikir dan berdo’a pada Tuhan, semoga aku baik-baik saja. Tap ibuku, aku tahu dia ingin sekali menjatuhkan setetes kesedihan dimatanya, kali ini dia tak bisa menyembunyikan urat kesedihannya. Aku berusaha tegar, namun itu semua tak cukup membuatnya tenang. Bahkan untuk mengadu pada ayahku pun aku tak mau…

Sekarang, itu semua sudah kujalani. Luka bekas jahitan di bagian bawah pipiku pun mulai membaik. Ketakutan-ketakutan ku pun sudah tak kupikirkan lagi. Bekas itu masih ada, tapi mungkin hanya soal waktu,luka bekas jahitan akan hilang. Dan ibuku…aku bisa melihat senyuman itu lagi….